
TL;DR
CEO adalah singkatan dari Chief Executive Officer, yaitu jabatan tertinggi dalam struktur organisasi perusahaan. Seorang CEO bertanggung jawab atas arah strategis, pengambilan keputusan besar, dan kinerja keseluruhan bisnis. Di Indonesia, istilah CEO sering disamakan dengan direktur utama, meski keduanya tidak selalu identik secara hukum. Gaji CEO di perusahaan besar berkisar antara Rp130 juta hingga ratusan miliar per tahun, tergantung skala dan industri perusahaan.
CEO adalah salah satu istilah yang paling sering muncul di dunia bisnis, tapi tidak semua orang tahu persis apa arti dari CEO dan apa bedanya dengan jabatan lain seperti direktur atau owner. Kepanjangan CEO adalah Chief Executive Officer, dan posisi ini merupakan puncak dari hierarki manajemen sebuah perusahaan.
Secara sederhana, menurut Investopedia, CEO adalah orang yang paling bertanggung jawab atas jalannya perusahaan, mulai dari keputusan strategis jangka panjang hingga memastikan seluruh operasional berjalan sesuai visi yang ditetapkan. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Arti CEO dan Kepanjangannya
CEO adalah singkatan dari Chief Executive Officer. Dalam bahasa Indonesia, jabatan ini kadang diterjemahkan sebagai Kepala Eksekutif, meski terjemahan itu jarang dipakai dalam praktik sehari-hari. Istilah CEO jauh lebih dikenal dan digunakan secara luas, baik di perusahaan swasta maupun startup.
Di dalam struktur perusahaan, CEO berada di posisi paling atas dalam jajaran eksekutif. Ia menjadi titik penghubung antara dewan direksi dengan seluruh operasional perusahaan. Artinya, semua keputusan besar yang menyangkut arah bisnis, ekspansi, alokasi sumber daya, hingga budaya kerja, bermuara pada CEO.
Tugas dan Tanggung Jawab CEO
Tugas seorang CEO tidak bisa diringkas dalam satu kalimat, karena cakupannya sangat luas. Namun ada beberapa tanggung jawab utama yang hampir selalu melekat pada jabatan ini di perusahaan manapun.
Menetapkan Visi dan Strategi Perusahaan
CEO bertugas merumuskan arah jangka panjang perusahaan. Ini bukan sekadar membuat pernyataan visi yang ditempel di dinding kantor, tapi mencakup perencanaan nyata: pasar mana yang akan dimasuki, produk apa yang akan dikembangkan, dan bagaimana perusahaan bertahan di tengah persaingan. Strategi yang dirumuskan CEO menjadi acuan bagi seluruh tim eksekutif di bawahnya.
Mengambil Keputusan Strategis
Keputusan besar ada di tangan CEO. Mulai dari akuisisi perusahaan lain, masuk ke lini bisnis baru, hingga pemangkasan anggaran saat kondisi bisnis memburuk. Pada perusahaan besar, CEO biasanya tidak terlibat dalam keputusan operasional sehari-hari karena hal itu didelegasikan ke manajer atau direktur masing-masing divisi. CEO fokus pada keputusan yang berdampak jangka panjang.
Menjadi Wajah Perusahaan
CEO adalah representasi publik dari perusahaan yang dipimpinnya. Ia yang berbicara kepada pemegang saham, bermitra dengan investor, tampil di media, dan membangun hubungan dengan pihak eksternal. Elon Musk dan Tesla adalah contoh paling gamblang: reputasi CEO bisa sangat memengaruhi persepsi publik terhadap perusahaan itu sendiri.
Memimpin Tim Eksekutif
Di bawah CEO biasanya ada jajaran eksekutif lain seperti CFO (Chief Financial Officer), COO (Chief Operating Officer), dan CMO (Chief Marketing Officer). CEO bertanggung jawab mengevaluasi kinerja mereka dan memastikan seluruh tim eksekutif bergerak ke arah yang sama. Bila ada konflik antardivisi atau keputusan yang tidak bisa diselesaikan di level bawah, CEO yang turun tangan.
Perbedaan CEO, Direktur Utama, dan Owner
Ini bagian yang paling sering membingungkan. CEO, direktur utama, dan owner adalah tiga hal yang berbeda, meski dalam praktiknya satu orang bisa merangkap lebih dari satu peran.
Secara hukum di Indonesia, sebagaimana dijelaskan Hukumonline, istilah CEO tidak dikenal dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Yang diatur dalam UU tersebut adalah direksi. Dalam praktik, posisi CEO sering digunakan untuk menunjuk jabatan manajerial tertinggi seperti presiden direktur atau direktur utama, terutama di perusahaan yang mengadopsi gaya tata kelola internasional atau di lingkungan startup.
Direktur, di sisi lain, adalah seseorang yang mengepalai divisi atau departemen tertentu dan melapor kepada CEO. Seorang CEO bisa juga menjabat sebagai direktur utama, tapi tidak otomatis sebaliknya.
Adapun owner atau pemilik perusahaan adalah orang yang memiliki saham atau kepemilikan atas bisnis tersebut. Pemilik bisa saja menunjuk orang lain sebagai CEO tanpa ikut terlibat dalam operasional harian. Sebaliknya, di perusahaan rintisan kecil, founder sering merangkap sebagai CEO sekaligus pemegang saham terbesar.
Siapa yang Memilih CEO?
Pada umumnya, CEO dipilih oleh dewan direksi bersama para pemegang saham. Proses pemilihan ini bervariasi tergantung struktur perusahaan. Di perusahaan publik yang terdaftar di bursa, proses pemilihan CEO biasanya lebih formal dan melibatkan persetujuan pemegang saham. Di startup tahap awal, founder biasanya langsung memegang posisi CEO tanpa proses pemilihan formal.
Faktor yang menentukan seseorang layak menjadi CEO mencakup rekam jejak kepemimpinan, kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan, jaringan bisnis, dan visi yang jelas terhadap industri yang digeluti. Tidak ada satu jalur tunggal untuk sampai ke posisi ini.
Berapa Gaji CEO di Indonesia?
Gaji CEO sangat bervariasi tergantung skala perusahaan dan industrinya. Untuk perusahaan kecil hingga menengah, gaji CEO umumnya berkisar antara Rp20 juta hingga Rp50 juta per bulan. Sementara di perusahaan besar atau yang sudah berstatus unicorn, angkanya bisa jauh lebih tinggi.
Data dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan secara terbuka menunjukkan gambaran yang lebih konkret. Berdasarkan data GoodStats yang bersumber dari laporan keuangan 2024, CEO BCA menerima remunerasi rata-rata sekitar Rp121,4 miliar per tahun, disusul CEO Bank Mandiri di angka Rp108,5 miliar. Sektor perbankan konsisten menempati posisi teratas dalam hal kompensasi CEO di Indonesia.
Untuk startup, kisaran gaji CEO bergantung pada tahap pendanaan. Pada tahap awal (early stage), menurut data yang dihimpun Dealls, gaji CEO startup bisa berkisar antara Rp10 juta hingga Rp50 juta per bulan. Angka ini naik signifikan seiring pertumbuhan perusahaan dan masuknya pendanaan baru.
CEO di Berbagai Skala Perusahaan
Peran CEO di perusahaan besar dan kecil terasa sangat berbeda dalam praktiknya. Di perusahaan besar, CEO lebih banyak bergerak di level strategi tingkat tinggi dan jarang terlibat langsung di operasional. Sebagian besar eksekusi diserahkan ke tim manajerial di bawahnya.
Di startup kecil, CEO sering kali turun langsung ke berbagai pekerjaan teknis, mulai dari presentasi ke investor, negosiasi kontrak, hingga ikut merekrut karyawan baru. Tidak jarang CEO startup juga merangkap fungsi yang di perusahaan besar sudah ditangani oleh tim tersendiri.
Intinya, jabatan CEO bukan sekadar gelar. Di balik tiga huruf itu ada tanggung jawab yang menentukan apakah sebuah perusahaan tumbuh, stagnan, atau tutup. Memahami arti CEO dan apa yang sebenarnya dikerjakan seseorang di posisi itu akan membantu siapa pun yang ingin membangun karier di dunia bisnis atau sekadar lebih paham cara kerja organisasi di sekitar mereka.


